Training OF Trainer (TOT) Bimtek Pemakaian Aplikasi Pendataan Aset Pendidikan NU

IAIMNU_Metro Lampung

Sejak awal berdiri, organisasi Nahdlatul Ulama (NU) telah memiliki landasan gerakan ekonomi, gerakan keilmuan dan kebudayaan, gerakan politik, serta gerakan pendidikan. Hal tersebut menjadi pilar penting bagi NU, yaitu: Wawasan Ekonomi Kerakyatan; Wawasan keilmuan dan sosial budaya; Wawasan Kebangsaan. Sesuai dengan salah satu cita-cita Bangsa Indonesia, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa.

Nahdlatul Ulama (NU) sebagai organisasi keagamaan dan kemasyarakatan, sangat memperhatikan pendidikan. Bahkan sejak awal NU berdiri pada 31 Januari 1926, terbukti dari banyaknya pondok pesantren yang berada dalam naungannya. Hal ini dalam rangka untuk mencerdaskan sumber daya manusia sebagai bentuk pembangunan pondok pesantren secara umum dan khususnya untuk Indonesia.

Organisasi NU yang bersinergi langsung dengan pemerintah dalam hal menyelenggarakan pendidikan nasional memiliki kesempatan yang sangat luas untuk mengembangkan manajemen kependidikan dengan membagi tingkatan setiap elemen peserta didik sampai ke jenjang perguruan tinggi. Berkaitan dengan hal tersebut, NU mendirikan divisi yang khusus bergerak di bidang pendidikan, yaitu Lembaga Pendidikan Ma’arif NU (LP MA’ARIF NU).

Dalam rangka pendataan aset pendidikan NU melalui Lembaga Pendidikan Ma’arif NU yang dalam hal ini Pengurus Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Lampung menggelar TOT bimtek pemakaian aplikasi untuk pendataan dan penataan ast-aset NU khususnya aset pendidikan NU yang sampai dengan hari ini masih belum terdata dengan baik . Acara ini di hadiri oleh,Ketua Tim Aset Pendataan PBNU ( Fahmi Akbar Idris), Pengurus LP. Ma’arif NU PBNU dan Tim, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Lampung, Pengurus Cabang NU Kota Metro, PC LP Ma’arif NU Se Lampung dan Lembaga Wakaf dan Pertanahan (LWP) seProvinsi Lampung 30/10/22. Kegiatan ini berlangsung selama kurang lebih 1hari di Aula IAIMNU dengan jumlah peserta 40 orang yang terbagi dari berbagai wilayah di Provinsi Lampung.

Dalam sambutannya, ketua LP Ma’arif NU PWNU Lampung Prof. Dr. H. Subandi, M.M ‘’mengatakan program ini adalah merupakan program yang dilakukan oleh PBNU termasuk oleh Pengrus Lembaga Pendidikan Ma’arif PBNU. Program ini bertujuan dan bersinergi untuk menata asset terkait dengan tata kelola dan pengelolaan Pendidikan NU. Selain dari itu, prof. Bandi juga menyampaikan rasa terima kasih atas kedatangan tim TOT Bimtek pendataan asset pendidikan NU di provinsi Lampung tepatnya kampus IAIMNU Metro Lampung, pungkasnya”.

Selanjutnya, Puji Raharjo S.Ag. SS. M.Hum, PWNU Lampung sekaligus Kepala Kemenag Prov. Lampung, menyampaikan bahwa Upaya pendataan asset Pendidikan NU, ini bukan dalam rangka untuk memindahkan asset yang ada di kita semua menjadi di kuasai sepenuhnya oleh PBNU, akan tetapi untuk merapatkan barisan, supaya nanti ketika di tanya berapa asset NU itu jawaban nya tidak hanya sebatas kira-kira akan tetapi bisa menjawab dengan jelas berapa asset yang telah dimiliki oleh NU’’.

Kalau Lembaga Pendidikan itu atas nama LP Ma’arif NU seolah-olah orang-orang di tingkat cabang pengelola di tingkat satuan Pendidikan akan kehilangan sebagian haknya, padahal justru dengan bergabung menjadi satu di LP Ma’arif ibaratnya kita ini berlindung di bawah pohon yang besar ‘’ucap Bendahara LP PBNU tersebut’’.

Share:

More Posts

Send Us A Message

Ayo Segera Bergabung Bersama Kami

Menjadi Generasi Unggul Dimasa Depan

Copyright © 2023 Umala. All rights reserved.