Studi Banding Edupreneurship FTIK UMALA Sekaligus Melestarikan Budaya Indonesia melalui Seni Batik di Giriloyo

Universitas Ma’arif Lampung (UMALA), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) melakukan kunjungan industri guna membangun jiwa edupreneurship dan melestarikan budaya indonesia melalui seni membatik di Giriloyo sekaligus penyelenggaraan cinderamata oleh Dekan FTIK UMALA kepada pihak Kampung Batik Giriloyo Wukirsari. Kegiatan tersebut dipandu langsung oleh pengrajin batik yang diikuti oleh 266 mahasiswa FTIK UMALA pada hari Kamis, 27 Juni 2024.

Dr. Agus Setiawan, M.Pd. selaku Dekan FTIK UMALA mengatakan bahwa, “salah satu kegiatan kuliah lapangan yaitu melakukan kunjungan industri di kampung batik giriloyo, yang nantinya mahasiswa belajar seni membatik,” ujarnya.

Kampung Batik Giriloyo Wukirsari merupakan salah satu desa wisata di Yogyakarta yang identik dengan budaya membatik. Kampung Batik Giriloyo ini dapat dijadikan tujuan sebagai tempat edukasi, wisata, seni, sejarah, dan budaya. Oleh karena itu, mahasiswa FTIK UMALA dalam rangka kuliah lapangan melakukan perjalanan untuk belajar, mengenal, dan mengetahui proses pembuatan batik tulis secara langsung di Yogyakarta, tepatnya ke Kampung Batik Giriloyo, Wukirsari, Imogiri, Bantul, Yogyakarta.

Sebagaimana yang disampaikan oleh Ibu Winarti selaku pemandu seni batik bahwa, “kegiatan dalam membatik ini mahasiswa diberikan pengarahan terlebih dahulu, kemudian baru mulai praktik membatik.”

Antusias para mahasiswa cukup tinggi, terlihat dari cara mereka memperhatikan penjelasan yang disampaikan oleh tim pengelola, juga terlihat dari semangat mereka dalam mempraktikkan cara menggoreskan “malam” di atas kain. Selain itu, Dekan FTIK dan Dosen UMALA juga bersemangat menyaksikan proses pembuatan batik tulis tersebut. Pada kunjungan ini, mahasiswa FTIK UMALA diajari untuk membatik pada kain mori ukuran sapu tangan yang dimana prosesnya tidak terlalu lama karena kain yang digunakan cukup kecil. Selain mengetahui proses pembuatan batik tulis, mereka juga mendapat pengetahuan terkait sejarah tentang batik dan sejarah terbentuknya Kampung Batik di Giriloyo Wukirsari ini.

Kemudian di sekitar Kampung Batik Giriloyo ini juga terdapat beberapa rumah produksi yang menjual kain batik hasil produksinya sendiri. Hal ini memudahkan untuk para pengunjung yang ingin membeli untuk dijadikan oleh-oleh kain batik khas Giriloyo karena sudah tersedia di sekitarnya. Harga yang diberikan juga bervariasi tergantung dari jenis batik yang diinginkan. Semakin unik corak dan warna batik, semakin tinggi harga jualnya.

Share:

More Posts

Send Us A Message

Ayo Segera Bergabung Bersama Kami

Menjadi Generasi Unggul Dimasa Depan

Copyright © 2023 Umala. All rights reserved.